Puisi - Tanya

Tanya



Hai, apa kabarmu? sudahkah langit mengetuk hatimu? Atau berbisik lirih menggemakan namamu?
atau kah bait-bait yang kulangitkan selama ini
berguguran, bersama bintang terang yang kau nantikan?
atau kah begitu kedapnya sampai-sampai riak kenangan tak mampu mencipta celah?

Apakah kau masih di sana, dinda? Di hati yang kau kubur, tanpa ampun.
Apakah kau masih mencinta, dinda? Di kerajaan yang kita bangun, kini lebur tertimbun.

Aku tak kemana-mana, aku masih
di sini.
menebak-nebak arti sepi.

Aku tak kan pernah kemana-mana, aku tetap di sini.
di rumah yang pernah kita singgahi.

Sungguh, kunanti kabarmu.

Nara
Juli 2020